Video merupakan media paling paling menjanjikan sebagai sarana promosi pada saat ini. Karena melalui video informasi bisa disampaikan melalui audio dan visual secara bersamaan. Pada saat ini telah banyak media yang bisa kita jadikan sebagai pengantar video yang kita buat ke tengah-tengah masyarakat luas, mulai dari biaya yang mahal sampai biaya yang sangat kecil dan terjangkau. Semua itu bisa kita sesuaikan dengan kebutuhan kita.
Stasiun televisi salah satu media penyiaran yang bisa kita jadikan sebagai promosi video yang kita buat. Cakupan televisipun sangat luas, mulai dari kota-kota besar hingga kepelosok negeripun pada saat ini sudah ada. Media paling menjanjikan ini tentu tidak murah biayanya, sesuai dengan cakupannya yang sangat luas dan pemirsa dapat menyaksikan dalam waktu yang bersamaan membuat tayangan televisi menjadi sangat mahal.
Di zaman yang serba canggih saat ini, kita bisa mempromosikan video kita dengan biaya murah, yaitu melalui website, blog, jejaringan sosial, dan lain sebagainya. Media internet bisa menjadi pilihan alternativ bagi kita yang memiliki biaya minim. Cakupan internetpun juga sangat luas, detik ini kita upload video ke internet, detik ini juga orang lain bisa menyaksikannya dari berbagai belahan dunia manapun. Sayangnya kekurangan dari media ini, jika kita kurang dalam mempromosikan video kita maka kurang pula lah pononton yang mengetahui keberadaan video kita di tengah dunia maya.
Berbagai macam budaya yang ada pada saat ini dapat kita saksikan melalui video, baik dari media televisi maupun dari media internet. Video budaya yang kita saksikan bisa saja di kemas ke dalam berbagai bentuk, mulai dari dokumentasi biasa, dokumter, film drama, video clip, dan lain sebagainya.
Semakin banyaknya video yang beredar di tengah masyarakat, semakin banyak pula budaya baru yang muncul. Kemunculan budaya baru sudah jelas menjadi masalah bagi budaya kita yang telah ada. Buya kita yang sudah ada sejak dahulu yang telah turun menurun, sekarang mulai cropos di makan zaman. Seharusnya dengan ada media video ini, budaya lokal kita tetap di pertahankan. Lebih baik jika budaya lokal kita sendiri yang kita promosikan melalui video.
Keterjangkauan video di media internet seharusnya membuat kita mempromosikan budaya lokal disana, misalnya dengan membahasnya pada forum-forum tertentu, atau sekedar mempostingnya pada blog atau website. Media internet sangat menjanjikan untuk kita yang mau mempromosikan budaya lokal melalui media video ke tengah masyarakat global.
Membuat video, berarti membuat budaya. Mengapa? Karena dari video yang kita buat kita tidak bisa lepas dari budaya itu sendiri, baik budaya yang telah ada maupun budaya yang kita buat sendiri. Contoh kasusnya jika kita ingin membuat suatu video clip, sudah jelah disana akan ada unsur budaya dari berbagai macam segi. Pakaian misalnya, jiaka di video clip ada tokoh pasti ada pakaian, dimana pakaian ini merupakan unsur budaya. Jika kita menampilkan pakaian cirikhas suatu daerah disana berarti kita mempromosikan pakain daerah tersebut. Jika kita membuat design pakainnya sendiri berarti kita mempromosikan budaya baru.
Mengapa demikian? Apa yang terjadi? Secara sadar atau tidak sadar video clip yang kita buat bertujuan untuk hiburan musik. Jika seseorang menyukai video clip yang kita buat tanpa dia sadari dia juga menyukai apa yang ada dalam video tersebut. Contoh kasus pakaian tadi, mungkin saja si penikmat video clip yang kita buat terbut meniru pakain dari tokoh yang ada dalam video clip tadi. Hal tersebut terjadi karana dia merasa menjadi tokoh yang ada pada video clip tersebut.
Jadi menurut pendapat saya degan membuat video berarti kita telah membuat budaya, baik itu budaya yang telah ada, maupun budaya baru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar