Rabu, 22 Februari 2012

Duri atau Kotoran

Hidup merupakan perjalanan yang panjang. Berjalan dengan waktu yang tak akan mungkin kembali. Perjalanan yan penuh dengan halangan dan rintangan. Syukur-syukur kalau berjalan dengan alas kaki, kalau tidak ya terima apa adanya.

Kalau di umpamakan dengan sedikit kalimat di atas, sepertinya hidup saya sekarang ini sedang dalam perjalanan yang sulit untuk memilih Duri atau Kotoran. Kaki saya yang tidak ada alasnya harus menginjak salah satu dari dua pilihan itu. Serba salah untuk memilihnya, bagaikan makan buah SIMALAKAMA.

Pilih Duri, sudah pasti kaki saya penuh oleh luka-luka, sedangkan perjalan masih sangat jauh. Sudah pasti saya akan kesulitan dalam meneruskan perjalan yang jauh ini. Mau pilih Kotoran juga sangat berbahaya dan resikonya besar. Perjalan jauh yang telah saya tempuh selama ini sudah pasti membut kaki saya lecet dan gores, jika saya menginjak kotoran bisa-bisa kaki saya menjadi infeksi, dan buruknya lagi kaki saya bisa di amputasi.

Sepertinya saya membutuhkan alas kaki yang layak untuk menempuh perjalanan ini, ataukah saya harus nekat untuk menempuh pilihan saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar